PROGRAM SM-3T

Flowchart Penerimaan Program SM-3T

  1. Pendaftaran On Line
  2. Seleksi Administrasi
  3. Pengumuman Hasil Tes Administrasi
  4. Tes Online
  5. Pengumuman Hasil Tes Online
  6. Tes Wawancara
  7. Prakondisi
  8. Pengumuman Hasil Pra Kondisi
  9. Tes Kepribadian
  10. Upacara Pelepasan Peserta
  11. Pemberangkatan

Peserta SM-3T Angkatan Ke – 2 Tahun 2012

Kamis, 11 Oktober 2012 secara resmi Rektor Unnes melepas sebanyak 220 sarjana pendidikan untuk melaksanakan pengabdian Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia  Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM-3T). Peserta diberangkatkan ke empat Kabupaten yang menjadi tempat pengabdian peserta selama satu tahun. Kabupaten tersebut adalah Kabupaten Aceh Besar, Ende, Manggarai, dan Landak. Adapun rincian jumlah peserta tiap Kabupaten adalah sebagai berikut:

No. Daerah Pengabdian Jumlah

1

Aceh Besar

73

2

Ende

57

3

Manggarai

57

4

Landak

33

Total

220

Tes Online Calon Peserta SM-3T Tahun 2012

Calon peserta program SM-3T tahun 2012 akan melakukan tes online pada tanggal 1-4 Agustus 2012, bertempat di Lab. Komputer Gedung BPTIK Lantai III dan Lab. Matematika I dan II Gedung D10 Lantai III FMIPA Unnes. Tes online berjumlah 250 peserta yang terdiri dari beberapa perguruan tinggi di Jawa Tengah. Adapun untuk Jadwal Tes Online Calon Peserta dan Tata Tertib Tes dapat dilihat di bawah ini :

Jadwal Peserta Tes Online (download)

Tata Tertib Tes Online untuk Peserta (download)

 

PROGRAM SARJANA MENDIDIK DI DAERAH 3T (SM-3T)

1.   Profil SM-3T

Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan wilayah yang luas dan secara geografis maupun sosiokultural sangat heterogen, pada beberapa wilayah peyelenggaraan pendidikan masih terdapat berbagai permasalahan, terutama pada daerah yang tergolong terdepan, terluar, dan tertinggal (daerah 3T).

Beberapa permasalahan penyelenggaraan pendidikan, utamanya di daerah 3T antara lain adalah permasalahan pendidik, seperti kekurangan jumlah (Shortage), distribusi tidak seimbang (unbalanced distribution), kualifikasi di bawah standar (under qualification),  kurang kompeten (low competencies), serta ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang diampu (mismatched). Permasalahan lain dalam penyelenggaraan pendidikan adalah angka putus sekolah juga masih relatif tinggi, sementara angka partisipasi sekolah masih rendah.

Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia peningkatan mutu pendidikan di daerah 3T perlu dikelola secara khusus dan sungguh-sungguh, utamanya dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, agar daerah 3T dapat segera maju bersama sejajar dengan daerah lain. Hal ini menjadi perhatian khusus Kementerian Pendidikan Nasional, mengingat daerah 3T memiliki peran  strategis dalam memperkokoh ketahanan nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T, adalah Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia. Program ini meliputi (1) Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi dengan Kewenangan Tambahan (PPGT), (2) Program Sarjana Mendidik di Daerah 3T (SM-3T), (3) Program Kuliah Kerja Nyata di Daerah 3T-dan PPGT (KKN-3T PPGT), (4) Program Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi Kolaboratif (PPGT Kolaboratif), (5) Program S-1 Kependidikan dengan Kewenangan Tambahan (S-1 KKT). Program-program tersebut merupakan jawaban untuk mengatasi berbagai permasalahan pendidikan di daerah 3T.

Program SM-3T sebagai salah satu Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia ditujukan kepada para Sarjana Pendidikan yang belum bertugas sebagai guru, untuk ditugaskan selama satu tahun pada daerah 3T. Program SM-3T dimaksudkan untuk membantu mengatasi kekurangan guru, sekaligus mempersiapkan calon guru profesional yang tangguh, mandiri, dan memiliki sikap peduli terhadap sesama, serta memiliki jiwa untuk mencerdaskan anak bangsa, agar dapat maju bersama mencapai cita-cita luhur seperti yang diamanahkan oleh para pendiri bangsa Indonesia.

Program SM-3T adalah Program Pengabdian Sarjana Pendidikan untuk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T selama satu tahun sebagai penyiapan pendidik profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru.

 2. Tujuan SM-3T

  • Membantu daerah 3T dalam mengatasi permasalahan pendidikan terutama kekurangan tenaga pendidik.
  • Memberikan pengalaman pengabdian kepada sarjana pendidikan sehingga terbentuk sikap profesional, cinta tanah air, bela negara, peduli, empati, terampil memecahkan masalah kependidikan, dan bertanggung jawab terhadap kemajuan bangsa, serta memiliki jiwa ketahanmalangan dalam mengembangkan pendidikan pada daerah-daerah tergolong 3T.
  • Menyiapkan calon pendidik yang memiliki jiwa keterpanggilan untuk mengabdikan dirinya sebagai pendidik profesional pada daerah 3T.
  • Mempersiapkan calon pendidik profesional sebelum mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

3. Sasaran
A. Calon Peserta

Calon peserta Program SM-3T tahun 2011 ditetapkan dengan persyaratan sebagai berikut.

  1. Lulusan S-1 Kependidikan 4 tahun terakhir (2008, 2009, 2010, 2011) dari program studi yang terakreditasi, dan memiliki bidang keahlian sesuai dengan mata pelajaran yang dibutuhkan.
  2. IPK minimal 2,75.
  3. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
  4. Bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) yang dibuktikan dengan surat dari pejabat yang berwenang.
  5. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian.
  6. Belum menikah dan bersedia tidak akan menikah selama mengikuti Program SM-3T.
  7. Memiliki motivasi dan semangat pengabdian yang tinggi.
  8. Mampu menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat di daerah sasaran.
  9. Diutamakan yang memiliki pengalaman organisasi kemahasiswaan/UKM.

B. Sistem Rekrutmen

Rekrutmen calon peserta Program SM-3T Tahun 2011 dilakukan oleh LPTK

penyelenggara dengan tahapan sebagai berikut.

a) Pendaftaran calon peserta.

b) Seleksi Administratif sesuai dengan persyaratan peserta.

c) Tes Potensi Akademik.

d) Tes Kompetensi Akademik Kependidikan dan Akademik Bidang Studi.

e) Penelusuran minat dan bakat melalui wawancana.

f) Asesmen kepribadian melalui wawancara atau instrumen asesmen lainnya.

g) Penetapan dan pengumuman peserta yang dinyatakan lulus seleksi.

 C. Prodi yang Dibutuhkan

- Bimbingan dan Konseling,

- Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),

- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),

- Pendidikan Bahasa Indonesia,

- Pendidikan Bahasa Inggris,

- Pendidikan Fisika,

- Pendidikan Kimia,

- Pendidikan Biologi,

- Pendidikan Matematika,

- Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn),

- Pendidikan Sejarah,

- Pendidikan Geografi, dan

- Pendidikan Ekonomi

D. Pelaksanaa Rekrutmen

Sebelum peserta diberangkatkan ke daerah sasaran untuk melaksanakan program SM-3T ini, dilakukan program prakondisi untuk membekali kesiapan akademik, mental, fisik, dan survival (ketahanmalangan) mereka. Program prakondisi ini diawali dengan pemberian orientasi umum tentang pendidikan di daerah 3T, dengan materi: (1) membawa peserta ke alam psikologis dan sosiologis daerah sasaran melalui pemutaran film Laskar Pelangi; (2) pemberian informasi tentang kondisi pendidikan di daerah 3T yang antara lain tentang kekurangan tenaga guru, disparitas kualitas, mismatched, tingginya angka putus sekolah, dan rendahnya angka partisipasi sekolah; dan (3) orientasi tentang sosial budaya daerah sasaran.

Program prakondisi meliputi lima kegiatan, yaitu: (1) workshop pengembangan perangkat pembelajaran dan evaluasi; (2) pelatihan melaksanakan tugas kependidikan pada kondisi khusus/tertentu (contoh: mengajar kelas rangkap); (3) pembinaan mental dan ketahanmalangan; (4) pelatihan keterampilan sosial kemasyarakatan, yang terdiri atas (a) kecepatan beradaptasi (sosioantropologi dan kemampuan komunikasi sosial), (b) pemberdayaan masyarakat dan keluarga (berbasis budaya, ekonomi, dan ekologi), (c) kepemimpinan; dan (5) Kursus Mahir Dasar Kepramukaan.

E. Pemberangkatan ke Daerah Tujuan

Daerah Sasaran program ini adalah kabupaten yang termasuk kategori daerah 3T di dua provinsi, yaitu Provinsi Aceh, NTT, Kabupaten yang ditetapkan sebagai sasaran Program SM-3T adalah kabupaten yang telah memberikan respon terhadap Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia.

  1. Provinsi Aceh, kabupaten Aceh Besar
  2. Provinsi Nusa Tenggara Timur, meliputi Kab. Ende dan Manggarai

Data Sekolah dan Kecamatan Program SM-T tahun 2011/2012

No.

Kabupaten

Sekolah

Jumlah

Jumlah Kecamatan

1

Kabupaten Aceh Besar SD

36

18

SMP

7

SMA/SMK

16

Total Sekolah

59

2

Kabupaten Ende SD

35

21

SMP

23

SMA/SMK

12

Total Sekolah

70

3

Kabupaten Manggarai SD

18

8

SMP

30

SMA/SMK

9

Total Sekolah

57

12 thoughts on “PROGRAM SM-3T